BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Beberapa hari ini, sering terjadi beberapa kasus kriminal, salah satunya
yaitu begal motor. Begal alias penyamun yang beroperasi mengincar para pengguna
motor yang melintasi jalan-jalan tertentu. Sangatlah meresahkan karena sudah
berulang kali terjadi. Hal ini mengundang perhatian serius dari berbagai pihak
baik dari pemerintahan maupun masyarakat. Pihak yang paling disoroti tentu saja
pihak kepolisian karena dianggap tidak mampu menuntaskan problematika ini yang
sebenarnya telah terjadi berlarut-larut. Jatuhnya korban demi korban secara
tidak sadar menimbulkan intervensi ketakutan diberbagai lapisan masyarakat,
meski aparat kepolisian berdalih kalau mereka serius menangani kasus ini dan
telah melakukan langkah-langkah penanganan darurat.
Maraknya kriminalitas begal motor secara tidak langsung mencoreng status
Indonesia sebagai negara Metropolitan yang berkembang pesat. Ditambah lagi
dengan faktanya bahwa perilaku begal motor adalah kalangan remaja labil yang
membuktikan semakin surutnya moralitas remaja indonesia. Oleh karena itu sudah
sepantasnya semua pihak duduk bersama guna merumuskan upaya penyelesaian efektif
terkait begal motor ini.
B. Latar Belakang Masalah
1.
Apa definisi dari begal?
2.
Apa faktor penyebab maraknya begal?
3.
Siapa pelaku dari begal motor?
4.
Upaya apa untuk menghindari maraknya begal motor?
C. Tujuan Penulisan Makalah
Tujuan
penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui:
1.
Definisi dari begal.
2.
Faktor penyebab maraknya begal motor.
3.
Pelaku dari begal motor.
4.
Upaya untuk menghindari begal motor.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Begal
Beberapa hari ini, Indonesia disibukkan dengan peningkatan jumlah
kriminalitas pengendara motor yang sangat meresahkan seluruh warga. Munculnya
sebuah video yang menggegerkan tentang kasus penikaman di Makassar, pembakaran
kasus begal motor di Pondok Aren, dan berbagai pemberitaan dan laporan dari
masyarakat yang menjadi korban begal motor mengundang keprihatinan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) begal adalah menyamun; merampas di jalan; proses atau cara
merampas di jalan; sering terjadi sehingga penduduk di daerah itu tidak berani
memakai perhiasan jika berpergian. Ada juga menurut artikata.com begal adalah
penyamun; penjahat. Jadi dapat disimpulkan begal adalah perampok atau penjahat
yang pekerjaannya menghadang barang orang lain di tengah jalan di tempat yang
sunyi. Pelaku yang disebut pembegal, yaitu dia yang merampas harta orang yang
ada di jalan yang sepi (biasanya barang yang diambil adalah motor) kemudian melukai korban.
B. Faktor Penyebab Maraknya Begal Motor
Kasus pembegalan kendaraan sepeda motor belakangan ini semakin
mengkhawatirkan. Bahkan kekesalan warga ditandai dengan dibakarnya salah satu
pembegal hidup-hidup di Pondok Aren, Tangerang Selatan pada 24 Februari 2015
lalu. Kriminolog dari FISIP UI Bambang Widodo Umar menyatakan ada beberapa faktor penyebab mengapa kejahatan
yang pelakunya didominasi oleh remaja itu bisa begitu sadis, yaitu:
1.
Maraknya budaya konsumenisme dan materialisme.
Industri
gadget dan otomotif (motor) menjadi
sebuah tren yang harus senantiasa diikuti.
2.
Media, khususnya film serta games.
Saat
ini baik film maupun sinetron, ataupun permainan yang banyak menampilkan adegan
kekerasan secara vulgar yang seolah mengajari penontonnya untuk bisa melakukan
hal tersebut. Saat ini tontonan kekerasan mudah didapatkan, hal itu
berkontribusi anak permisif dengan kekerasan.
3.
Lemahnya pengawasan sosial.
Kurang
memperdulikan antara individu satu dengan individu yang lainnya, seperti sistem
keamanan ronda saat ini sudah jarang dilakukan.
4.
Kondisi perekonomian negara masih belum cukup baik.
Saat
harga kebutuhan pokok meningkat, berbanding terbalik dengan penghasilan.
5.
Terbatasnya lapangan pekerjaan.
Terbatasnya
lapangan pekerjaan untuk masyarakat kelas bawah bisa memacu orang mencari jalan
lain untuk mendapatkan uang, salah satunya membegal.
6.
Pengaruh dari teman sebaya dan lingkungan sosial.
Pengaruh
dari teman sebaya dan lingkungan sosial yang terbiasa melakukan kekerasan.
Bahkan dalam beberapa kasus dipicu karena iseng, dan kemudian mereka nyaman.
Ada beberapa yang tanpa disadari itu melawan hukum, tetapi ada juga yang merasa
melawan hukum, namun merasa tidak akan diproses.
7.
Disfungsi keluarga.
Anak
yang lahir dari keluarga bermasalah berpotensi menimbulkan pribadi yang
bermasalah, minimal tumbuh kembangnya kurang optimal.
8.
Cara berpikir instan dan labil.
Perilaku
pembegalan adalah bagaimana mendapatkan sesuatu dengan cara instan, seperti ia
ingin mendapatkan sepeda motor dengan cara instan sehingga ia melakukan
tindakan kriminal begal motor.
9.
Tindakan bullying.
Berdasarkan
hasil survey IRF tahun 2014, hampir disetiap sekolah terjadi bullying. Bahkan di Taman Kanak-kanak
pun sudah ada bibit bullying. Sifat bullying baik psikis maupun verbal
sangat mengganggu.
C. Pelaku Begal Motor
Sebagian para pelaku begal motor masih remaja dan pelajar, yang sudah
melupakan jenjang pendidikannya. Kasus begal yang melibatkan remaja adalah
bukti ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan dan pengawasan.
Begal adalah bentuk kriminalitas yang harus ditangani oleh pihak dan lembaga
kepolisian.
Dalam ilmu psikologi, masa remaja adalah masa dimana seseorang masih
mencari jati dirinya. Masa remaja dianggap sebagai masa yang paling rentan
sekaligus riskan terhadap doktrinisasi positif maupun negatif. Mereka hanya
berpikir praktis bagaimana kemudian ia dapat diterima di lingkungannya.
Pertimbangan perilakunya positif atau negatif itu menjadi prioritas kedua. Dari
wacana diatas tersebut dapat disimpulkan bahwa sebenarnya pelaku begal motor
merupakan remaja yang terjerumus dalam lingkungan yang mendesaknya untuk turut
ikut dalam kriminalitas begal motor. Dalam artian bahwa begal motor merupakan
tren semata. Mereka secara tidak langsung melakukan tindakan kriminalitas begal
motor lantaran usaha mereka untuk bergaul dengan lingkungan pergaulannya.
Dapat dipahami pula bahwasanya seorang remaja selalu ingin mendapatkan
pengakuan di lingkungannya. Pengakuan itulah yang kemudian menafsirkan bahwa
eksistensinya telah tertanam kuat di lingkungan pergaulannya. Ketika aksi begal
motor tidak di tanggulangi segera, dan telah bertransformasi dari tren menjadi
penyakit, hal inilah yang kemudian menjadi ketakutan bersama. Apabila aksi
begal motor telah menjangkit dan menyebarkan virus-virus kriminalitas dipikiran
mereka, maka tak ayal penyelesaian dengan pendekatan persuasif agaknya sulit
terlaksana. Mereka akan menjadikan aksi begal motor ini sebagai lahan mencari
nafkah dan kebiasaan yang menyenangkan. Peri kemanusiaan tidak lagi mereka
junjung hingga aksi tusuk-menusuk dengan menggunakan parang maupun busur bukan
lagi hal yang ilegal bagi mereka. Mereka akan menghalalkan berbagai cara demi
memuluskan rencana mereka dan tak segan menyakiti siapapun yang mencoba
menghalanginya.
Pernyataan yang juga berkembang mengatakan bahwa semakin begal motor ini
ditindas, maka semakin beringas pula
mereka. Hal ini disebabkan karena mereka terancam dengan keberadaannya.
Intervensi yang mengarah pada intimidasi kemudian memunculkan aksi balas dendam
yang tidak pandang bulu. Dengan mengatasnamakan solidaritas antar anggota begal
motor. Mereka tentu saja tidak akan tinggal diam merespon aksi aparat keamanan
dan masyarakat yang bertindak main hakim sendiri terhadap anggotanya. Tak kenal
siang atau malam, asal kesempatan itu ada, maka begal motor siap melaksanakan
aksinya.
D. Upaya Untuk Menghindari Begal Motor
Aksi begal motor semakin merajalela. Bahkan sekalipun belakangan ini
polisi semakin aktif beroperasi untuk merazia para begal motor, karena jumlah
kasus pembegalan belum juga surut. Masyarakat pun semakin antisipasi dengan
tindakan begal yang meresahkan. Tak ayal banyak pelaku yang menjadi korban
amukan massa lantaran sudah memuncak kekesalan terhadap aksi begal.
Untuk itu baiknya melakukan pencegahan agar tidak sampai tertimpa oleh
kejahatan kriminal ini. Berikut ini beberapa upaya untuk menghindari begal:
1.
Jika akan berpergian jauh, kenali medan yang akan dilalui. Jika masih
awam, lewati jalan utama yang cukup ramai atau ambil jalur paling dekat tetapi
sudah paham dengan jalur tersebut.
2.
Hindari lewati jalan sepi sekalipun dalam keadaan terpaksa. Apalagi jika
dilakukan malam hari hal tersebut menjadi semakin rawan kejahatan.
3.
Bekali diri anda dengan berbagai atribut keselamatan berkendara seperti
helm, jaket, hingga body protector.
Berpakaian ala klub motor mungkin bisa mengurungkan niat pelaku begal untuk
melakukan aksi. Jika perlu, bawalah alat setrum kejut untuk menjaga diri untuk
menjaga serangan yang tidak diharapkan.
4.
Tidak dianjurkan keluar malam mulai pukul 23.00 hingga 04.00 pagi. Ini adalah waktu rawan aksi pembegalan.
5.
Dalam keadaan mencurigakan atau pelaku begal menghimpit kendaraan anda,
jangan langsung berhenti mendadak. Pakai kaki anda untuk mendorong motor pelaku
sekuat mungkin, lalu kabur dengan keadaan motor yang tetap terkendali. Segera
cari tempat ramai atau nyalakan klakson untuk memancing perhatian warga
setempat.
6.
Jika pelaku membawa pistol atau senjata tajam, mungkin perlu pikirkan
keselamatan anda. Boleh jadi memberikan harta yang anda punyai saat itu menjadi
solusi. Tetapi anda mesti aktif dengan cara mengenali ciri-ciri pelaku,
termasuk nomor polisi kendaraannya, dan kemudian dilaporkan ke pihak yang
berwajib.
Adapun juga 4 langkah rekomendasi/tips untuk emnghadapi terror
begal yang semakin hari semakin marak. Diantaranya yaitu:
1.
Persenjatai diri.
Mksud
dari mempersenjatai diri disini, bukan berarti kita harus membawa pistol atau
senjata tajam yang lain. karena jika membawa senjata tajam, kita bisa ditangkap
polisi jika ada razia. Cukup membawa penyemprot merica (pepper spray) atau alat kejut listrik (stun gun) di dalam tas.
2.
Jangan mudah percaya Broadcast.
Broadcast tentang begal bukan hanya menggapai aplikasi chatting, tetapi juga marak di media
sosial. Pertanyaanya, apakah benar sumbernya?
Efek
adanya Blackberry Messenger (BBM) versi android dan iOS adalah broadcast di BBM yang lebih cepat
menyebar. Tetapi dari kecanggian teknologi inilah yang terkadang disalahgunakan
oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Broadcast
biasanya mengatasnamakan polisi yang tidak memperbolehkan kita
melewati/menghindari jalan-jalan tertentu karena rawan, padahal pihak
kepolisian tidak pernah mengirim broadcast
tersebut. Broadcast tersebut lalu
tersebar lewat Facebook, WhatsApp, dan sebagainya. Karena itu timbul rasa curiga bahwa kelompok
begal itulah yang menyebarkan broadcast
tersebut. Mereka malah menyuruh kita untuk melewatin jalan alternatif yang
justru menjadi tempat tongkrongan mereka.
3.
Siapkan Handphone.
Untuk
mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,pastikan baterai handphone dalam keadaan penuh dan terisi pulsa waktu berkendara. Jadi
jika terjadi apa-apa, kita bisa langsung menelepon keluarga atau teman untuk
meminta tolong. Atau menelpon kantor polisi terdekat.
4.
Preventif.
Mencegah
lebih baik daripada mengobati. Jadi, hindari pulang malam jika sedang
berkendara sendiri. Kalaupun terpaksa pulang saat itu juga, carilah teman
seperjalanan dan hindari jalan-jalan yang sepi.
Adapun juga tips atasi begal motor dari POLRI
karena kasus begal motor yang semakin meresahkan, karena saat ini begal motor
tidak hanya beroperasi di Jabodetabek, melainkan sudah merambah ke wilayah lain
di Indonesia. Perlu sinergi dari semua pihak untuk mengatasi aksi begal motor
ini. Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie menyatakan bahwa” kita perlu
bersinergi dalam menanggulangi kejahatan apa saja, bukan hanya kasus begal
motor. pemda bisa membantu penerangan
jalan di tempat sepi, gelap maupun remang-remang. Kemudian, memasang CCTV yang
bisa dipantau langsung di setiap kelurahan atau kantor desa oleh petugas
Siskamling yang dipandu oleh tiga serangkai desa atau kelurahan, yaitu kepala
desa atau lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga kecepatan ke lokasi
kejadian dapat lebih terarah dan fokus serta lebih cepat ditangani secara
bersinergi.”
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan begal motor adalah perampok atau penjahat yang
pekerjaannya menghadang barang orang lain di tengah jalan di tempat yang sunyi.
Barang yang biasa dirampas oleh pembegal adalah motor yang kemudian melukai
atau tidak segan-segan membunuh korban. Faktor penyebab maraknya begal motor
ini adalah karena maraknya budaya konsumenisme dan materialisme, lemahnya
pengawasan sosial, kondisi keekonomian negara yang belum stabil, terbatasnya
lapangan pekerjaan, pengaruh dari lingkungan, disfungsi keluarga, cara
pemikiran yang instan dan labil, serta tindakan bullying. Pelaku dari begal motor ini kebanyakan adalah remaja yang
masih menduduki bangku sekolah. Mereka melakukan tindakan kriminal begal motor
hanya karena ingin eksis dan menganggap bahwa begal motor merupakan tren yang
harus diikuti. Mereka tidak mempertimbangkan apa yang dilakukan karena mereka
ingin bergabung dengan lingkungan di pergaulannya. Hal ini merupakan salah satu
faktor yang menyebabkan remaja yang menjadi pelaku dari begal motor. Karena
mereka tidak menerapkan nilai-nilai pancasila yang telah mereka pelajari
dibangku sekolah, nilai kemanusiaan sudah tidak ada lagi dihati mereka, yang
mereka ketahui adalah bagaimana cara memuaskan dirinya serta kelompoknya yang
sangat sadis itu. Para pelaku begal motor merajalela karena kurang tegasnya
hukum di Indonesia dan lengahnya pihak kepolisian setempat. Jadi mereka
menganggap bahwa begal motor adalah masalah yang kecil yang akan menghasilkan
sesuatu yang besar. Mereka tidak berpikir dampak dari perilakunya karena mereka
sendiri menganggap hukum itu tidak ada, hukum tercipta untuk dilanggar. Jika
generasi muda sudah berpikir seperti itu maka hancurlah bangsa Indonesia karena
tidak ada yang bisa tegas menjunjung hukum.
B. Saran
Dengan menulis makalah ini, penulis mengharapkan kepada:
1.
pembaca agar dapat mengetahui
manfaat yang tersirat di dalamnya dan dapat dijadikan sebagai referensi untuk
bisa menambah wawasan agar lebih berhati-hati kedepannya.
2.
Penegak hukum di Indonesia agar bisa lebih tegas untuk menegakkan hukum.
Kriminalitas di Indonesia bukan hanya tindakan begal, jadi pihak kepolisian
harus lebih bersinergi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.
DAFTAR RUJUKAN
Arjawinangun, K.B. 2015. Faktor Penyebab Maraknya Begal Motor di Jabodetabek, (online),
(metro.sindonews.com/read/969917/31/ini-4-faktor-penyebab-maraknya-begal-motor-di-jabodetabek-1425026331),
diakses 31 Maret 2015.
m.artikata.com/arti-321034-begal.html
Choirul, I. 2015. Cara
Menghindari dan Menghadapi Begal Motor, (online),
(sidomi.com/365068/6-cara-menghindari-dan-menghadapi-begal-motor/), diakses 29
Maret 2015.
kbbi.web.id/begal
Khazanah. 2015. Minimnya
Pendidikan Agama Bukan Pemicu Begal, (online), (m.replubika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/03/05/nkqauz-mini),
diakses 31 Maret 2015.
Marhaenjati, B. 2015. Faktor-Faktor
Penyebab Anak-Anak Jadi Pelaku Begal, (online), (m.beritasatu.com/hukum-kriminalitas/253898-faktorfaktor-penyebab-anakanak-jadi-pelaku-begal.html),
diakses 31 Maret 2015.
Sutianto, S.D. 2015. Kasus Begal Bisa Menekan Ekonomi Jika Dibiarkan
Berlarut-larut, (online), (http://finance.detik.com/read/2015/03/07/114330/2852260/4/kasus-begal-bisa-menekan-ekonomi-jika-dibiarkan-berlarut-larut), diakses 29 Maret 2015.
Umar. 2015. Tips Atasi Begal Motor
dari Polri, (online), (http://duniabaca.com/inilah-tips-atasi-begal-motor-dari-polri.html), diakses pada 29 Maret 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar